Nonlinear Perspective

Fenomena nonlinear secara inheren terikat pada fenomena sosial, coba kita perhatikan bagaimana suatu kebijakan pemerintah yang dirancang melalui suatu proses perencanaan yang matang dapat tidak berjalan atau implemented, karena asumsi yang dibangun para perencana berperspektif linear.

Linearitas, secara grafis berarti garis lurus, arti fisisnya adalah bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam persamaan linear bersifat pasti, sesuai dengan jalurnya yang lurus. Jadi kita bisa memahami mengapa pembuatan jalan tol Cipularang kemudian tidak seindah rencananya pada tahap implementasinya. Pembangunan jalan tol yang sedianya dibuat untuk mengatasi kemacetan dan menciptakan kesejahteraan, akhirnya menyebabkan ratusan atau mungkin ribuan penjual jasa makanan sepanjang jalur Cianjur-Bogor, Purwakarta-Jakarta bangkrut. Asumsinya mungkin linear bahwa tidak akan ada error dalam implementasi programnya.

Maka menjadi hal yang menarik untuk dikaji topik tentang nonlinearitas ini, terlebih dalam kajian-kajian ilmu sosial.

About Widya Setiabudi Sumadinata

I'am a lecturer at Department of International Relations, University of Padjadjaran, Bandung, Indonesia.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s